Bangkitpos.id, Sidoarjo, – Bupati Sidoarjo H. Subandi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung progres pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Jalan Siwalanpanji II, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Forkopimda, serta pimpinan dan pengurus Yayasan Ponpes Al-Khoziny.
Dalam kesempatan itu, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan kembali pesantren yang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Kabupaten Sidoarjo tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menko AHY. Kami sangat mendukung pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny. Ini menjadi bentuk kepedulian bersama agar para santri mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih baik, aman, dan nyaman,” ujar Subandi.
Ia menegaskan, Pemkab Sidoarjo akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Kami bersama pemerintah pusat akan terus mengawal proses pembangunan ini. Harapannya, Ponpes Al-Khoziny nantinya menjadi tempat pendidikan yang representatif, tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga mencetak generasi yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono memastikan pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny yang didanai melalui APBN sebesar sekitar Rp122 miliar terus berjalan sesuai target. Saat ini progres pembangunan telah melampaui 50 persen dan ditargetkan rampung dalam beberapa bulan mendatang.
“Saat ini progresnya sudah lebih dari 50 persen. Semoga pembangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Kabupaten Sidoarjo ini membawa keberkahan bagi para santri dan masyarakat sekitar, dari musibah menjadi berkah,” kata AHY.
AHY menjelaskan, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny meliputi tiga bangunan utama yang saling terintegrasi. Pertama, asrama santri yang mampu menampung sekitar 830 hingga 850 penghuni, mulai dari santri Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga sebagian ustaz.
Bangunan kedua berupa masjid empat lantai yang mampu menampung sekitar 1.200 jamaah. Sedangkan bangunan ketiga merupakan fasilitas pendidikan berupa sejumlah ruang kelas yang masing-masing berkapasitas sekitar 30 santri.
Menurut AHY, seluruh tahapan pembangunan mendapat pengawasan ketat dari Kementerian Pekerjaan Umum, kontraktor pelaksana Waskita, serta tim konsultan agar kualitas bangunan sesuai standar keselamatan.
“Saya berpesan agar semua proses pembangunan diselesaikan dengan sebaik mungkin, tidak boleh ada yang sembarangan. Harus benar-benar sesuai dengan standar keselamatan,” tegasnya.
Pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyediakan sarana pendidikan yang lebih layak bagi para santri.
Kehadiran lingkungan belajar yang aman dan nyaman diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang berakhlak mulia, berkualitas, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Susy









