Bupati Subandi Minta 31 Puskesmas di Sidoarjo Dipetakan, Fasilitas dan Pelayanan Jadi Sorotan

Bangkitpos.id, Sidoarjo, – Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo tidak sekadar menjalankan rutinitas pelayanan, tetapi memastikan kualitas pelayanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Subandi saat mengunjungi Kantor Dinkes Sidoarjo, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Subandi bertemu Kepala Dinkes Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina bersama seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Subandi, Puskesmas merupakan salah satu wajah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan kepada warga harus diberikan secara maksimal, tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi masyarakat.

Bukan hanya soal pengobatan, Subandi juga menekankan pentingnya sikap aparatur ketika menghadapi keluhan warga. Ia meminta petugas tidak emosional ketika menerima komplain.

“Kalau ada komplain, sikap kita melayani, bukan diajak bertengkar. Berikan jawaban yang santun karena kita sebagai birokrat, birokrat itu tidak boleh emosi,” tegas Subandi.

Bagi Subandi, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan tenaga medis. Kekompakan seluruh jajaran Dinkes hingga Puskesmas juga menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas pelayanan.

Ia menegaskan keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya tanggung jawab kepala dinas maupun pejabat struktural, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh pegawai.

“Kunci kesuksesan ini tidak hanya di tangan Kadinkes, bukan di tangan sekretaris, bukan di tangan Kabid-Kabid, Kasubag, kuncinya ada pada kebersamaan,” ujarnya.

31 Puskesmas Diminta Dicek Satu per Satu
Salah satu instruksi penting yang disampaikan Bupati adalah melakukan pemetaan kebutuhan seluruh Puskesmas di Kabupaten Sidoarjo.
Subandi meminta Plt Sekda dan Kepala Dinkes melakukan pengecekan ulang terhadap 31 Puskesmas, terutama menyangkut kekurangan peralatan maupun fasilitas penunjang lainnya.

“Saya minta tolong, ya, Pak Plh Sekda, Bu Kadinkes, coba cek ulang. Dari 31 Puskesmas yang ada ini kurang apa saja, apa peralatannya atau yang lainnya silakan diselesaikan,” kata Subandi.

Pemkab Sidoarjo, lanjutnya, akan memberikan dukungan anggaran untuk perbaikan fasilitas di seluruh Puskesmas. Targetnya, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan fasilitas yang memadai sekaligus suasana pelayanan yang nyaman.

Instruksi tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi Dinkes Sidoarjo untuk memetakan kebutuhan secara lebih konkret. Mana Puskesmas yang kekurangan peralatan, fasilitas apa yang harus diperbaiki, dan kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi menjadi bagian yang perlu ditindaklanjuti.

Subandi juga mengingatkan bahwa tugas Dinas Kesehatan memiliki cakupan yang luas. Tidak hanya menangani masyarakat yang sakit hingga sembuh, tetapi juga berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat yang meninggal dunia.

Dengan dukungan anggaran dan pemetaan kebutuhan yang lebih terukur, Bupati berharap tidak ada lagi masyarakat yang merasa tidak nyaman ketika mendapatkan pelayanan di Puskesmas.

“Karena saya kepingin pelayanan Puskesmas di Sidoarjo nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan Bupati ke Dinkes Sidoarjo ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bukan hanya persoalan fasilitas, tetapi juga menyangkut kesiapan aparatur dalam melayani masyarakat secara santun, setara, dan responsif.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP