Zulhas Siapkan Pusat Bibit Unggul di Karang Sari Ketapang, Petani Lampung Selatan Sambut Positif

Bangkitpos.id Lampung Selatan, — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, berencana membangun pusat pembibitan bibit unggul guna mendukung kemajuan sektor pertanian dan perkebunan masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Zulkifli Hasan saat menghadiri kegiatan rembuk tani bersama masyarakat dan para petani di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kegiatan itu, Zulhas turut didampingi Jamil dari Kementerian Pertanian, Radityo Egi Pratama, Supriyanto, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stakeholder terkait

Hadir juga dalam kesempatan itu Rustono Farady Marta Rektor UIMandiri, perwakilan Polda Lampung, Polres Lampung Selatan, Dandim Lampung Selatan, Danramil Penengahan, Polsek Penengahan, Hermawan, Camat Penengahan Sri Mahendra KD, Camat Ketapang para petani, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan sektor pangan nasional, termasuk penyediaan bibit unggul dan pengembangan pertanian modern.

Menurutnya, pusat pembibitan yang direncanakan berada di Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang itu nantinya akan difokuskan untuk pengembangan berbagai bibit unggulan seperti kelapa, kopi, cokelat, cengkeh, lada hingga aren yang sesuai dengan potensi daerah.

“Kita ingin petani kita lebih maju. Kalau bibitnya bagus, hasilnya juga bagus. Nanti bibit unggul ini untuk masyarakat,” ujar Zulhas.

Ia menjelaskan, lahan yang akan digunakan merupakan kawasan hutan negara yang nantinya dimanfaatkan pemerintah sebagai pusat pengembangan pembibitan modern, penelitian, hingga produksi bibit unggul.

Program tersebut, kata Zulhas, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan hasil pertanian masyarakat agar lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kelapa, kopi, cokelat, lada, semuanya punya potensi besar. Kalau dikembangkan dengan teknologi dan bibit unggul, hasilnya tentu akan jauh lebih baik,” katanya.

Selain fokus pada sektor pertanian, Zulhas juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan bagi masyarakat Lampung Selatan, khususnya di wilayah Penengahan dan sekitarnya.

Di hadapan para petani dan masyarakat, Zulhas menyampaikan bahwa anak-anak petani yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dapat memanfaatkan keberadaan Universitas Indonesia Mandiri atau UIMandiri.

“Kita punya kampus UIMandiri. Jadi anak bapak ibu kalau ingin kuliah bisa hubungi pak rektor atau langsung datang ke kampus. Dekat, dan pendidikan itu sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” ujar Zulhas.

Menanggapi hal tersebut, Rustono Farady Marta menyampaikan bahwa pihak kampus siap mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat Lampung Selatan melalui akses pendidikan tinggi yang lebih mudah dan terjangkau.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu mendukung kemajuan daerah, termasuk di sektor pertanian dan pangan.

“Kami siap membuka ruang pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya anak-anak petani di Lampung Selatan agar bisa melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Rustono.

Selain itu, Zulhas juga meminta masyarakat untuk membantu menyosialisasikan program pusat pembibitan kepada warga, khususnya masyarakat Desa Karang Sari, agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pemanfaatan lahan yang akan digunakan.

Ia menegaskan pembangunan pusat pembibitan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan murni untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan pertanian daerah.

Bibit unggul yang nantinya dihasilkan dari pusat pembibitan itu akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan para petani di Lampung Selatan sebelum dikembangkan lebih luas ke daerah lain.

Rencana pembangunan pusat pembibitan tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para petani. Mereka berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas hasil perkebunan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Dengan adanya pusat pembibitan bibit unggul dan dukungan pendidikan tinggi tersebut, pemerintah berharap sektor pertanian dan kualitas sumber daya manusia di Lampung Selatan dapat berkembang lebih modern, maju, dan berkelanjutan.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP