Bangkitpos.id, Sidoarjo, 31 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memastikan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, Selasa (31/3).
Sidak tersebut dilakukan guna memastikan seluruh proses pengelolaan SPPG berjalan optimal, mulai dari perencanaan menu, pengolahan makanan, hingga pendistribusian kepada siswa. Dalam kunjungannya, Wabup Mimik menilai bahwa operasional SPPG Kepuhkemiri telah berjalan dengan baik selama tiga bulan terakhir.
“Secara umum sudah bagus. Menu yang disajikan sesuai standar gizi, dapur juga memenuhi standar kebersihan, dan tidak ada kendala berarti dalam proses distribusi,” ujar Mimik Idayana di sela kegiatan.
Selama tiga bulan beroperasi, SPPG Kepuhkemiri tercatat telah melayani sebanyak 2.757 siswa. Pelayanan tersebut berjalan lancar tanpa adanya keluhan dari pihak penerima manfaat, baik dari sekolah maupun siswa.
Meski demikian, Wabup tetap memberikan sejumlah catatan penting, khususnya terkait pengelolaan limbah yang dinilai masih perlu disempurnakan. Hal ini penting untuk menjaga standar kesehatan lingkungan di sekitar dapur produksi.
Turut mendampingi dalam sidak tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, menyampaikan bahwa Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi syarat wajib yang harus dimiliki setiap SPPG. Saat ini, SPPG Kepuhkemiri masih dalam proses pengurusan sertifikat tersebut.
“Tim kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari peralatan, sampel makanan, hingga penjamah makanan. Jika semua persyaratan terpenuhi, maka SLHS akan segera diterbitkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada keluhan dari pihak sekolah terkait program MBG. Ia menilai menu yang disajikan sudah sesuai dengan standar gizi dan dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
⁰0Wabup Mimik juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 117 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Sidoarjo. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah agar semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaat program MBG.
“Ke depan akan terus kita kembangkan. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada penambahan lagi, sehingga cakupan layanan semakin luas,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program MBG sebagai upaya mendukung kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda melalui pemenuhan gizi yang optimal.
Susy









