Jelang Lebaran 2026, Pemdes Way Kalam Salurkan Insentif Kader dan BLT-DD kades Rasyid: Tetap Kami Perjuangkan

Bangkitpos.id, Lampung Selatan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan menyalurkan insentif bagi para kader desa serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kemasyarakatan Desa Way Kalam, Senin (16/3/2026).

Penyaluran insentif diberikan kepada sejumlah unsur yang berperan dalam kegiatan desa, seperti kader kesehatan, Linmas, guru ngaji, operator desa, serta unsur lembaga kemasyarakatan lainnya.

Selain itu, pemerintah desa juga menyalurkan BLT-DD kepada dua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode Januari hingga Maret 2026.

Kepala Desa Way Kalam, Abdul Rasyid, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah desa tetap berupaya memperjuangkan hak para kader desa meskipun saat ini terjadi pengurangan alokasi Dana Desa.

“Meski anggaran mengalami penyesuaian, pemerintah desa tetap berkomitmen memperjuangkan insentif bagi para kader dan unsur pendukung desa yang telah berkontribusi dalam pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Penengahan, Hermawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Way Kalam yang dinilai tetap berupaya menjalankan program pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar pemerintah desa dalam menjaga kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran lembaga desa.

“Kami mengapresiasi pemerintah desa yang telah melaksanakan kegiatan ini. Ini bukan hal yang mudah, tetapi dengan kebersamaan dan kerja sama seluruh unsur desa kegiatan ini bisa terlaksana,” kata Hermawan.

Ia juga mengajak seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, BPD, LPM, guru ngaji hingga lembaga kemasyarakatan lainnya untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi demi kemajuan desa.

Menurutnya, adanya regulasi baru terkait pengelolaan Dana Desa harus dijadikan tantangan untuk lebih kreatif dalam menggali potensi desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama,Muntako Sekretaris Desa Way Kalam menjelaskan bahwa insentif kader kesehatan yang sebelumnya sebesar Rp150 ribu kini menjadi Rp50 ribu. Begitu pula insentif guru ngaji yang sebelumnya Rp100 ribu kini menjadi Rp50 ribu.

“Untuk penyaluran BLT-DD Tahun Anggaran 2026 periode Januari hingga Maret, bantuan diberikan kepada dua KPM dengan total penerimaan sebesar Rp900 ribu per KPM”jelas Muntako

Pemerintah desa berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun kegiatan positif menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan, baik untuk kebutuhan dapur maupun kegiatan produktif seperti membuat kue,” pungkasnya.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP