Safari Ramadan di Tanjung Bintang, Bupati Egi Ajak Warga Bersihkan Hati dan Perkuat Gotong Royong

Bangkitpos.id, Lampung Selatan – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk mengajak masyarakat tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga membangun karakter serta semangat gotong royong dalam memajukan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Egi saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di Masjid Baburrahman, Desa Sindang Sari, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis kemarin. Jum’at,(27/2/2026)

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pembangunan tidak semata berbicara tentang infrastruktur fisik.

Lebih dari itu, pembangunan harus dimulai dari hati yang bersih, pikiran positif, serta karakter masyarakat yang kuat dan berkeadilan.

“Kalau kabupaten kita ingin baik, maka saya ingin mengajak masyarakat punya hati yang baik, adil, positif. Itu akan mendatangkan hal yang baik, bukan untuk saya pribadi tapi untuk bapak ibu semua. Mudah-mudahan di bulan suci yang berkah ini, puasa kita bisa membersihkan hati kita,” ujar Egi.

Menurutnya, apa yang tumbuh di dalam hati akan membentuk pola pikir, kemudian tercermin dalam ucapan dan tindakan. Tindakan yang dilakukan berulang akan menjadi kebiasaan, lalu membentuk karakter, dan pada akhirnya menentukan masa depan seseorang maupun daerah.

“Apa yang bapak ibu rasakan di dalam hati akan jadi pikiran, kemudian ucapan, tindakan. Tindakan ini akan membentuk kebiasaan dan karakter. Nah, karakter inilah yang membentuk nasib kita,” tambahnya.

Selain pesan spiritual, Bupati Egi juga memaparkan capaian pembangunan daerah. Ia menyebut, berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2025 telah mencapai 270,9 kilometer.

Pada 2026, pembangunan tersebut akan terus dilanjutkan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Egi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak mungkin berhasil jika hanya mengandalkan kepala daerah dan wakil kepala daerah semata.

“Saya mengajak semuanya, karena kalau cuma saya dan pak wakil bupati, tangan kami tidak akan cukup untuk membangun Lampung Selatan. Kita harus kompak dan menguatkan sistem bergotong royong,” tegasnya.

Kegiatan Safari Ramadan yang dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus wadah penyampaian arah kebijakan dan capaian pembangunan daerah.

Melalui momentum Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat, demi mewujudkan Lampung Selatan yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.

(Herman Bangkit)

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP