Bangkitpos.id, Malang , – Kepolisian Rektor Polsek Pakisaji membongkar arena yang diduga digunakan untuk praktik judi sabung ayam di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Penertiban dilakukan setelah aparat menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut pada hari Minggu 16 Agustus 2026.
Penertiban dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh Polsek Pakisaji. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbyanto bersama anggotanya.
Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto, mengatakan kami bersama anggota mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga mengenai dugaan adanya aktivitas sabung ayam.
“Kami mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan sabung ayam di wilayah Pakisaji,”ujar AKP Sunarko Rusbiyanto, Minggu (16/8/202).
Menurut Sunarko saat tiba di lokasi petugas tidak menemukan orang maupun aktivitas perjudian. Meski demikian, kami tetap melakukan pembongkaran terhadap arena yang diduga digunakan sebagai tempat sabung ayam.
“Sedangkan di lokasi tidak ditemukan aktivitas perjudian. Namun petugas tetap melakukan pembongkaran terhadap arena yang diduga digunakan untuk sabung ayam sebagai langkah pencegahan,” jelasnya.
Dari hasil penelusuran di lapangan, lokasi tersebut sebelumnya juga pernah ditertibkan oleh petugas kepolisian. Warga sekitar menyebut setelah penertiban sebelumnya tidak lagi terlihat adanya aktivitas sabung ayam di area tersebut.
“Berdasarkan keterangan warga sekitar, setelah dilakukan penertiban sebelumnya sudah tidak ada lagi kegiatan sabung ayam di tempat itu,”katanya.
Selain melakukan penertiban, Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas perjudian. Warga juga diminta segera melapor jika mengetahui adanya praktik serupa di wilayahnya.
“Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjudian dalam bentuk apa pun. Jika mengetahui adanya aktivitas sabung ayam atau tindak pidana lain, segera laporkan melalui layanan call center 110 agar bisa segera ditindaklanjuti,”pungkasnya.
(Red)









