Peringati HKG PKK ke-54, Ketua TP PKK Sidoarjo Ajak Kader Perkuat 10 Program Pokok PKK Menuju Indonesia Emas 2045

Bangkitpos.id, Sidoarjo, – Semangat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa kembali digaungkan dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang digelar di Hall Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo, Senin (6/7/2026).

Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh kader PKK untuk mempertegas komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menegaskan bahwa gerakan PKK harus terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai pilar utama pemberdayaan keluarga. Menurutnya, PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran besar dalam pembangunan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Ia menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK ke-54 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran PKK, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan, agar terus menjaga komitmen dalam menjalankan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“PKK harus terus meneguhkan jati dirinya sebagai pondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan melalui penguatan keluarga,” ujarnya.

Sriatun juga mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta dedikasi sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengungkapkan, gerakan PKK memiliki kekuatan yang sangat besar dengan sekitar 91.600 kepengurusan TP PKK di tingkat desa dan kelurahan yang didukung lebih dari 2 juta kelompok PKK di tingkat dusun, RW, dan RT serta digerakkan oleh sekitar 6,3 juta kader di seluruh Indonesia yang bekerja secara sukarela dan penuh pengabdian.

Lebih lanjut, Sriatun mengatakan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk mengoptimalkan pelaksanaan program secara terpadu dan berkelanjutan bersama pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Ia juga mengungkapkan rencana TP PKK untuk menjalin kerja sama dengan organisasi advokat Indonesia guna memperluas akses pendampingan hukum bagi masyarakat di tingkat keluarga maupun komunitas.

Menurutnya, kebersamaan dalam gerakan PKK harus diwujudkan melalui kerja nyata yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya berharap peringatan HKG PKK dapat dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, namun mampu memperkuat komitmen untuk terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat. Kebersamaan ini bukan hanya diperingati, tetapi harus dihidupi melalui kerja nyata yang menyentuh masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Sriatun juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama puluhan tahun telah mengabdikan tenaga dan pikirannya tanpa pamrih dalam mendampingi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mendukung seluruh program TP PKK karena dinilai memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, program PKK harus selaras dengan kebijakan pemerintah, terutama dalam bidang ketahanan pangan, sandang, serta tata laksana rumah tangga agar mampu menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Kader PKK merupakan garda terdepan dalam mewujudkan pemenuhan gizi seimbang dan ketahanan pangan keluarga sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung gerakan PKK,” tegas Subandi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk para kader PKK yang secara rutin hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

“Program pemerintah tidak bisa diselesaikan oleh bupati sendiri. Keberhasilan pembangunan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK yang setiap bulan aktif menjalankan berbagai kegiatan di tengah masyarakat. Program PKK harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Peringatan HKG PKK ke-54 di Kabupaten Sidoarjo juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya penyerahan Penghargaan Adhi Bhakti Pratama kepada kader PKK yang telah mengabdi selama 30 hingga 35 tahun, lomba Gerakan Tanam (Gertam) Cabai antarkecamatan, lomba paduan suara, fashion show pengurus TP PKK, penampilan line dance Ketua TP PKK kecamatan, pertunjukan musik rebana, hingga fashion show dari siswa SLB-B Dharma Wanita.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi para kader sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP