Bangkitpos.id, Pamekasan, – Ikatan Mahasiswa Alumni Congkop (IMA-C) resmi melantik jajaran pengurus baru masa bhakti 2026-2027 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Balai Desa Palengaan Laok, Kabupaten Pamekasan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan organisasi alumni Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop. Acara dihadiri oleh jajaran pengasuh pondok, Ketua Yayasan, Dewan A’wan, para senior alumni, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota IMA-C yang turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru.
Suasana penuh kekeluargaan dan semangat pengabdian tampak mewarnai jalannya pelantikan. Prosesi ini sekaligus menjadi simbol komitmen baru organisasi dalam memperkuat kontribusi alumni terhadap pesantren maupun masyarakat luas.
Ketua Umum IMA-C terpilih, Rofiki Nor, dalam sambutannya menegaskan bahwa IMA-C bukan sekadar organisasi akademik biasa, melainkan wadah perjuangan alumni yang memiliki tanggung jawab sosial dan moral di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa dan alumni pesantren harus mampu hadir sebagai agen perubahan yang aktif merespons berbagai persoalan sosial, pendidikan, hingga isu lingkungan yang berkembang saat ini.
“IMA-C bukan hanya forum akademis, tetapi juga organisasi yang harus hadir di masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan pondok pesantren,” tegas Rofiki di hadapan para tamu undangan.
Ia juga menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusannya selama satu tahun ke depan adalah memperkuat sinergi dan dukungan terhadap Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop sebagai almamater bersama.
Rofiki menilai alumni memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan pesantren dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman, pendidikan, serta pengabdian sosial kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program kerja yang dirancang nantinya dapat memberikan dampak langsung, baik dalam bentuk pengabdian maupun bantuan nyata untuk kemajuan almamater,” ungkapnya.
Tak hanya prosesi pelantikan, kegiatan juga diramaikan dengan agenda Serasehan IMA-C yang dipandu oleh tokoh senior, Bapak Muhlas. Forum tersebut menjadi ruang diskusi terbuka bagi para anggota dan alumni untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, serta informasi akademik.
Dalam forum tersebut, berbagai topik dibahas mulai dari peluang beasiswa di sejumlah perguruan tinggi, penguatan jaringan akademik antaralumni, hingga strategi pengembangan organisasi agar lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Bapak Muhlas menegaskan bahwa serasehan merupakan wadah penting untuk membangun komunikasi yang sehat dan produktif antaranggota demi keberlangsungan organisasi ke depan.
“Serasehan ini adalah momentum bagi kita untuk saling memberikan umpan balik yang konstruktif demi kemajuan organisasi dan pesantren di masa depan,” ujarnya.
Pelantikan dan serasehan tersebut diakhiri dengan doa bersama serta harapan besar agar kepengurusan baru mampu menjaga solidaritas, mempererat tali silaturahmi antaralumni, dan menghadirkan program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pesantren.
Dengan resmi dilantiknya kepengurusan baru masa bhakti 2026-2027, IMA-C diharapkan mampu menjadi organisasi alumni yang semakin aktif, solid, dan konsisten dalam mengabdi untuk kemajuan pendidikan Islam serta pembangunan sosial di tengah masyarakat.
Susy









