Petugas Pendamping Samsat Surabaya Utara Humanis dan Sigap, Permudah Warga Urus Pajak Kendaraan

Bangkitpos.id, Surabaya, – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan petugas di Samsat Surabaya Utara yang berlokasi di Jalan Kedung Cowek No. 373, Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Pada Senin (4/5/2026), suasana pelayanan terlihat berbeda dengan hadirnya petugas pendamping yang secara aktif membantu masyarakat dalam setiap tahapan pengurusan administrasi kendaraan bermotor.

Langkah humanis ini menjadi bagian dari inovasi pelayanan yang bertujuan memberikan kenyamanan sekaligus kemudahan bagi wajib pajak.

Sejak awal kedatangan, masyarakat langsung disambut dan diarahkan oleh petugas yang telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Mereka tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mendampingi warga hingga seluruh proses selesai.

Pantauan awak media di lokasi, salah satu petugas yakni Aipda David tampak sigap mengenakan seragam lengkap dan aktif berinteraksi dengan masyarakat.

Ia bersama petugas lainnya terlihat membantu warga mulai dari pengecekan berkas hingga memberikan arahan terkait alur administrasi yang harus dilalui.

Pamin Samsat Surabaya Utara, Iptu Wahyudhi, menjelaskan bahwa kehadiran petugas pendamping merupakan solusi konkret atas kendala yang kerap dialami masyarakat, khususnya terkait kebingungan memahami prosedur birokrasi di Samsat.

“Kami menempatkan anggota sebagai pendamping agar masyarakat tidak bingung dengan alur pengurusan. Dengan begitu, proses pelayanan bisa berjalan lebih cepat, tertib, dan efisien,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap awal seperti pengecekan kelengkapan dokumen, pengisian formulir, hingga proses akhir berupa pencetakan dokumen resmi dan pelat nomor kendaraan. Dengan sistem ini, potensi kesalahan administrasi dapat diminimalisir.

“Dengan adanya pendamping, alur pelayanan menjadi lebih terstruktur. Ini sangat membantu dalam menekan waktu tunggu masyarakat sekaligus menghindari antrean panjang,” tambahnya.

Program pendampingan ini tidak hanya diterapkan secara situasional, melainkan menjadi bagian dari strategi pelayanan berkelanjutan di Samsat Surabaya Utara.

Bahkan, metode ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan antrean karena setiap wajib pajak diarahkan sesuai dengan kebutuhan layanan masing-masing.

Respon positif datang dari masyarakat yang merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Salah satunya Mamshur, warga Tembok, yang mengaku terbantu saat mengurus pajak kendaraan lima tahunan.

“Alurnya jadi jelas karena ada petugas yang memandu. Saya tidak perlu bolak-balik bertanya, semua sudah diarahkan dari awal sampai selesai,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kecepatan pelayanan yang dirasakan. Menurutnya, seluruh proses mulai dari verifikasi dokumen, pengurusan administrasi, hingga pencetakan pelat nomor kendaraan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Sekitar satu jam sudah selesai semuanya, dari fotokopi berkas sampai pelat nomor jadi. Sangat efisien dan membantu sekali,” tambahnya.

Kehadiran petugas pendamping ini menjadi bukti komitmen Samsat Surabaya Utara dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Tidak hanya meningkatkan efisiensi, langkah ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Dengan inovasi pelayanan yang terus dikembangkan, Samsat Surabaya Utara berupaya menjadi contoh dalam memberikan layanan yang cepat, mudah, dan humanis.

Harapannya, ke depan kualitas pelayanan publik di sektor administrasi kendaraan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP