Bangkitpos.id, Malang,-
Pada hari Selasa, 01 Juli 2025, Satpas Prototype Polres Malang di Dusun Tegaron, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen mengalami peningkatan jumlah pemohon SIM yang signifikan.
Banyaknya jumlah pemohon menyebabkan antrian panjang. Untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Satpas Prototype Tegaron mengambil langkah-langkah strategis.
Baur Satpas SIM Tegaron, Aipda Nova Hanta,S.H , menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pemohon SIM rentan komplain dari masyarakat.
”Langkah-langkah Mengurangi Komplain, Petugas Satpas Prototype Sidoarjo menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pemohon SIM akibat antrian panjang,” jelasnya.
Satpas Prototype Tegaron memberikan kompensasi berupa minuman gratis, seperti kopi dan susu, kepada pemohon SIM yang menunggu dalam antrian.
Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Satpas Prototype Tegaron sendiri telah menerapkan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi yang modern dan efisien.
Dengan sistem First In First Out (FIFO) yang terintegrasi dengan Mabes Polri, Satpas Prototype Sidoarjo dapat memberikan pelayanan yang lebih transparan dan akuntabel.
Harapan untuk Pemohon SIM
Dengan langkah-langkah ini, Satpas Prototype Sidoarjo berharap dapat meningkatkan kepuasan pemohon SIM dan mengurangi komplain terkait pelayanan publik.
”Pemohon SIM dapat merasa lebih nyaman dan dihargai selama proses pengurusan SIM,” harapnya.
Susy









