250 Driver Online Gelar Konvoi Besar dari Sidoarjo Menuju Surabaya, Tuntut Keadilan dari Aplikator

Bangkitpos.id, Sidoarjo,-
Sebanyak 250 driver online yang tergabung dalam Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (FRONTAL) Jawa Timur menggelar aksi konvoi besar-besaran dari Alun-Alun Sidoarjo menuju Surabaya, Selasa pagi (20/5/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan aplikator transportasi online yang dinilai merugikan mitra pengemudi.

Konvoi dimulai pukul 07.00 WIB dari depan Monumen Jayandaru dan berlangsung hingga 08.25 WIB. Massa yang terdiri dari pengemudi roda dua dan empat itu bergerak menuju titik kumpul di Bundaran Waru/CITO, sebelum melanjutkan long march ke sejumlah titik strategis di Kota Surabaya.

Ketua Dewan Presidium FRONTAL Jatim, Titto Achmad, bersama Koordinator Lapangan, Samuel Grandy, memimpin langsung jalannya konvoi. Aksi ini juga mendapat dukungan dari FRONTAL Malang, yang tiba di lokasi pemberangkatan sekitar pukul 07.52 WIB.

Deretan Tuntutan Driver

Dalam aksinya, para driver menyuarakan tuntutan di dua level, yakni regional dan nasional. Di tingkat regional Jawa Timur, mereka mendesak:

✅Diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim yang memberikan perlindungan hukum bagi driver online.

✅Penolakan terhadap program Grab Hemat Berbayar dan sistem slot yang diterapkan Grab dan Gojek.

✅Penurunan potongan aplikasi maksimal menjadi 10 persen.

✅Sanksi tegas hingga pembekuan terhadap aplikator yang melanggar aturan.

✅Pemanggilan manajemen aplikator untuk klarifikasi atas kebijakan yang merugikan mitra.

Sementara di tingkat nasional, tuntutan yang diusung antara lain:

✅Kenaikan tarif layanan pengantaran penumpang untuk kendaraan roda dua dan empat.

✅Regulasi khusus bagi layanan pengantaran makanan dan barang.

✅Penetapan tarif bersih untuk driver.

✅Pengesahan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia.

Lintasan Aksi dan Atribut Demonstran

Rute konvoi melintasi sejumlah kantor pemerintahan dan operasional perusahaan aplikator, termasuk Dinas Perhubungan, Diskominfo Surabaya, Polda Jatim, KPPU, Gedung Negara Grahadi, DPRD Jatim, serta kantor Grab, Gojek, Lalamove, dan Shopee Express Hub. Beberapa titik direncanakan akan disegel secara simbolis sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan aplikator.

Para peserta membawa atribut seperti spanduk, bendera, rantai, pita segel, dan sound system. Seluruh rangkaian aksi dikawal ketat oleh aparat dari Polresta Sidoarjo guna memastikan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan.

Lanjutan dari Aksi Nasional

Menurut keterangan FRONTAL, aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi nasional yang digelar di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, pada 8 Mei 2025 lalu. Gerakan ini terus menyoroti potongan aplikasi yang dinilai terlalu tinggi, kebijakan promosi yang merugikan, hingga tuntutan hak dasar seperti Tunjangan Hari Raya (THR) bagi driver online.

Hingga akhir sesi pemberangkatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden.

Kabiro Sidoarjo
Anam

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP