Dua Kerabat Masuk Arena! Kholil dan M. Kasim Resmi Daftar Kades PAW Desa Kelau

Bangkitpos.id, Penengahan, Lampung Selatan — Persaingan menuju kursi Kepala Desa Pengganti Antar waktu (PAW) Desa Kelau, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, memasuki tahapan.

Dua kandidat yang masih memiliki hubungan kekerabatan, Kholil dan M. Kasim, resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Kepala Desa PAW Desa Kelau kepada panitia pelaksana di Balai Desa Kelau, Jumat (4/9/2026).

Keduanya menjadi dua nama yang sejauh ini telah mendaftarkan diri dalam tahapan Pemilihan Kepala Desa PAW serentak Kabupaten Lampung Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Desa Kelau menjadi salah satu dari tujuh desa yang mengikuti pelaksanaan Pilkades PAW serentak tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa PAW Desa Kelau, Basyaruddin, mengatakan tahapan pendaftaran gelombang pertama telah dibuka sejak 18 Agustus hingga 9 September 2026.

Menurutnya, panitia menerima berkas pendaftaran pertama atas nama Kholil pada 19 Agustus 2026. Selanjutnya, tepat pada Jumat (4/9/2026), berkas pendaftaran kembali diterima, kali ini atas nama M. Kasim.

“Berkas pendaftaran yang pertama kali kami terima atas nama Bapak Kholil pada tanggal 19 Agustus. Kemudian hari ini, 4 September, panitia juga menerima berkas pendaftaran atas nama Bapak M. Kasim,” ujar Basyaruddin.

Proses penerimaan berkas tersebut disaksikan panitia, Pj. Kepala Desa Kelau Toharudin, BPD, serta masing-masing bakal calon yang hadir bersama istri dan keluarga.

Dengan masuknya berkas dari M. Kasim, Desa Kelau kini telah memiliki dua bakal calon yang mendaftarkan diri dalam tahapan Pilkades PAW.

Basyaruddin ketua panitia pelaksana mengatakan, setelah menerima berkas kedua kandidat, panitia akan melakukan pemeriksaan dan koreksi terhadap seluruh dokumen persyaratan sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Jika sampai batas akhir pendaftaran gelombang pertama pada 9 September 2026 tidak ada lagi masyarakat yang mendaftarkan diri, panitia akan melanjutkan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah penerimaan dua berkas pendaftaran ini, panitia akan melakukan koreksi kembali terhadap berkas kedua calon,” jelasnya.

Basyaruddin mengingatkan kedua kandidat agar menjadikan proses Pilkades PAW sebagai pesta demokrasi yang sehat.

Menurutnya, setiap calon tentu memiliki strategi masing-masing dalam meraih dukungan. Namun, persaingan tersebut harus tetap dijalankan secara sportif dan tidak menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

“Politik silakan saja, monggo. Tapi harapan kita semaksimal mungkin kedua calon ini bekerja sama untuk mengondusifkan suasana. Jangan membuat kekisruhan. Mari kita buat demokrasi ini secara sehat baik dan sukses,” tegasnya.

Selain kepada para kandidat, Basyaruddin juga mengingatkan seluruh panitia dan BPD agar menjaga netralitas selama proses pemilihan berlangsung.

Ia menilai setiap orang tentu memiliki pilihan pribadi, namun pilihan tersebut tidak boleh ditunjukkan secara vulgar maupun memengaruhi proses penyelenggaraan.

“Kami mengimbau kepada seluruh anggota panitia dan BPD untuk senantiasa menjaga sikap netralitas. Jangan secara vulgar menunjukkan keberpihakan kepada salah satu calon. Walaupun dalam hati masing-masing sudah mempunyai pilihan, tetap harus menjaga suasana agar tenang dan kondusif,” katanya.

Menurutnya, kondisi yang kondusif akan membantu panitia menjalankan seluruh tahapan secara fokus, nyaman dan terhindar dari kegaduhan.

“Walaupun ada trik-trik khusus tersendiri, silakan saja. Tetapi harapan kita, mari ciptakan suasana kondusif. Sehingga panitia juga bisa bekerja dengan fokus dan nyaman,” sambungnya.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Kelau, Toharudin, membenarkan bahwa panitia telah menerima berkas pendaftaran dari dua bakal calon.

Ia menyebut jumlah tersebut telah memenuhi batas minimal pencalonan yang ditentukan dalam tahapan tersebut.

“Dengan telah diterimanya berkas pendaftaran dua calon ini, sudah memenuhi kriteria minimal dua calon dan maksimal tiga. Mudah-mudahan dengan adanya dua calon ini, kondisi dan situasi di Desa Kelau pada pelaksanaan pemilihan nanti tetap kondusif dan lancar,” kata Toharudin.

Toharudin berharap apabila hingga 9 September tidak ada lagi bakal calon yang mendaftar, panitia dapat segera menutup tahapan pendaftaran dan melanjutkan proses selanjutnya.

Namun demikian, ia menegaskan pintu pendaftaran masih terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

“Kalau memang ada warga masyarakat Desa Kelau yang berminat, masih ada kesempatan sampai tanggal 9 September. Panitia tetap standby di kantor Balai Desa sampai batas waktu tersebut,” jelasnya.

Ada hal menarik dalam kontestasi Pilkades PAW Desa Kelau kali ini.

Toharudin membenarkan bahwa Kholil dan M. Kasim masih memiliki hubungan kekerabatan.

Kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan justru menjadi contoh bahwa perbedaan pilihan politik tidak harus memutus hubungan keluarga.

“Kedua calon ini kalau tidak salah memang masih ada hubungan kerabat keluarga. Itulah harapan kita, mudah-mudahan kita bersaing secara sportif. Semua mempunyai hak untuk mendaftarkan diri sebagai calon,” ujarnya.

Ia menegaskan, baik panitia maupun pemerintah desa tidak boleh menghalangi masyarakat yang memiliki hak untuk mendaftarkan diri sesuai persyaratan.

“Kita tidak bisa dari panitia ataupun pemerintah desa menghalangi siapa pun. Itu adalah hak mereka. Silakan, monggo, kita laksanakan pemilihan Kepala Desa PAW secara demokratis,” tegasnya.

Toharudin juga mengajak seluruh masyarakat Desa Kelau memberikan dukungan agar seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa PAW berjalan aman, tertib dan sukses hingga terpilih serta dilantiknya kepala desa definitif hasil pemilihan.

Ia menekankan bahwa Pilkades PAW memiliki mekanisme berbeda dengan pemilihan kepala desa reguler, termasuk mengenai jumlah pemilih yang telah ditentukan berdasarkan ketentuan.

Untuk daftar pemilih tetap, prosesnya akan melibatkan sejumlah unsur sesuai aturan, di antaranya Pemerintah Desa, BPD, LPM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, perwakilan perempuan serta unsur masyarakat lainnya.

“Harapan kita kepada kedua calon, mari bersama-sama melaksanakan pesta demokrasi ini secara sportif dan kondusif. Kita juga meminta dukungan masyarakat agar pelaksanaan pemilihan nanti dapat berjalan lancar dan sukses sampai terpilihnya kepala Desa PAW Kelau hingga dilantik,” harap Toharudin.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP