Ketua APDESI Penengahan Suhatsyah Apresiasi TNI-Polri, Ajak Kepala Desa Hadiri Upacara HUT RI ke-81

Bangkitpos.id, Penengahan, Lampung Selatan— Jelang pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua APDESI Kecamatan Penengahan, Suhatsyah, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah memberikan pembekalan serta motivasi kepada para pelajar anggota Paskibra Kecamatan Penengahan.

Suhatsyah yang juga merupakan Kepala Desa Kuripan, menyampaikan apresiasi tersebut melalui sambungan telepon seluler kepada Bangkit Pos, Minggu (16/8/2026), usai rangkaian pengukuhan dan penyematan pin anggota Paskibra Kecamatan Penengahan.

Menurutnya, pembekalan yang diberikan personel Koramil 421-03/Penengahan, khususnya Serka Eko Hariyanto bersama jajaran, menjadi bagian penting dalam membentuk kedisiplinan, mental dan rasa tanggung jawab para generasi muda yang dipercaya mengemban tugas pengibaran Bendera Merah Putih.

“Saya selaku Ketua APDESI Kecamatan Penengahan mengucapkan terima kasih atas pembekalan dan motivasi kepada adik-adik kita, siswa-siswi anggota Paskibra HUT RI ke-81 yang telah dilatih oleh Serka Eko Hariyanto beserta jajaran Koramil Penengahan,” ujar Suhatsyah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Penengahan, jajaran Polsek Penengahan serta pihak yang terlibat yang telah turut memberikan dukungan selama rangkaian kegiatan persiapan Paskibra.

Bagi Suhatsyah, keterlibatan TNI dan Polri dalam membina para pelajar bukan hanya untuk memastikan kesiapan pelaksanaan upacara, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.

Tidak hanya memberikan apresiasi, Suhatsyah juga mengajak seluruh kepala desa se-Kecamatan Penengahan untuk hadir langsung dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Upacara tersebut dijadwalkan berlangsung Senin (17/8/2026) pukul 07:00 wib pagi. di lapangan sepak bola Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Suhatsyah, kehadiran pemerintah desa dalam upacara kemerdekaan merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Saya meminta kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Penengahan agar bisa ikut berpartisipasi dan hadir langsung dalam acara upacara pengibaran Bendera Merah Putih. Ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pemerintahan desa dapat menjadi bagian dari momentum bersejarah tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT RI dengan kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi pembangunan desa.

Suhatsyah juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Penengahan agar memaknai kemerdekaan dengan cara yang lebih luas.

Menurutnya, masyarakat saat ini tidak lagi harus mengangkat senjata atau mempertaruhkan nyawa seperti yang dilakukan para pahlawan terdahulu. Namun, semangat pengorbanan tetap harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian, persatuan dan kontribusi positif bagi lingkungan.

“Kita hanya diminta berkorban sedikit harta, bukan berjuang seperti para pahlawan kemerdekaan yang lalu yang mengorbankan harta, benda, bahkan nyawa,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menunjukkan rasa nasionalisme dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, menjaga persatuan dan mempererat hubungan silaturahmi.

“Kita berharap kepada masyarakat tunjukkan rasa nasionalismenya dengan sedikit berkorban untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik, saling mempererat hubungan silaturahmi yang baik,” sambung Suhatsyah.

Menurutnya, semangat kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada perayaan seremonial. Lebih dari itu, momentum HUT RI harus menjadi pengingat bahwa pembangunan desa membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Menutup pernyataannya, Suhatsyah juga menyampaikan harapan kepada seluruh anggota Paskibra Kecamatan Penengahan yang telah dikukuhkan.

Ia berharap para pelajar tersebut mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan dengan sebaik-baiknya, mulai dari prosesi pengibaran hingga penurunan Bendera Merah Putih.

“Semoga setelah dikukuhkannya Paskibra HUT RI ke-81 di Kecamatan Penengahan, mereka menjalankan tugas dan tanggung jawab serta amanah dengan baik dari proses pengibaran bendera merah putih sampai penurunan,” harapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Penengahan berjalan aman, lancar dan sukses sesuai harapan bersama.

Bagi Suhatsyah, kemerdekaan bukan sekadar diperingati. Kemerdekaan harus dihormati, diisi dan dijaga bersama.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP