Penemuan Lansia Terlantar Dengan Kondisi Tak sadarkan Diri Di Pasar Keputran Surabaya

Bangkitpos.id, Surabaya , – Seorang ibu lansia Sunarmi (70) ditemukan dalam kondisi terlantar dan sakit parah di area lantai 2 Pasar Keputran, Surabaya, pada Senin (1/6/2026). Berkat sigapnya relawan dan koordinasi cepat dengan instansi terkait, korban berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kronologi kejadian bermula dari laporan warga sekitar pasar kepada Ketua Ormas Arek Jogoboyo Gubeng , Risky Eka. Mendapati informasi tersebut, Risky langsung meluncur ke lokasi bersama anggota timnya untuk melakukan verifikasi dan pertolongan pertama.

“Kami mendapat laporan dari warga bahwa ada seorang ibu lansia yang terlihat lemah dan tak sadarkan diri, terlantar, dan kondisinya cukup memprihatinkan di lantai 2 Pasar Keputran Surabaya. Setelah kami cek di lapangan, benar adanya. Beliau tampak tak sadarkan diri” ujar Riski Eka saat dikonfirmasi awak media di lokasi, Senin sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis segera, Risky Eka langsung menghubungi layanan darurat 112 Surabaya untuk meminta bantuan evakuasi medis dan koordinasi lanjutan.

Respon dari pihak berwenang terbilang sangat cepat. Tak lama setelah laporan diterima, tim TGC (Tim Gerak Cepat) Comen Center 122,Dinas Sosial Kota Surabaya bersama petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) tiba di lokasi.

Petugas gabungan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi kesehatan ibu lansia tersebut. Setelah dipastikan kondisinya stabil untuk dipindahkan, korban kemudian langsung dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap Lansia tersebut serta asal-usulnya masih dalam pendalaman oleh petugas Dinas Sosial Kota Surabaya, dikarenakan statusnya yang T4 (Tempat tinggal tidak tetap).

Ketua Tim Jogoboyo, Risky Eka, menghimbau kepada masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. “Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk saling peduli. Jika melihat ada warga yang butuh pertolongan, jangan ragu laporkan ke 112 atau tokoh masyarakat setempat,” pupungkasnya.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP