MTQ XXXII Kabupaten Gresik Resmi Ditutup, Kecamatan Bungah Raih Juara Umum

Bangkitpos.id Gresik, – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Gresik tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu malam di Masjid Kyai Robbah Makhsum, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta dan undangan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat religius. Senin (20/4/2026).

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB bersama Wakil Bupati dr. H. Asluchul Alif, M.Kes., MM., M.HP, serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Hadir juga perwakilan Dandim 0817/Gresik, Kapten Inf Khoirul A selaku Pasipers Kodim, mewakili Dandim, serta unsur OPD, camat, dan tokoh agama se-Kabupaten Gresik.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para juara dari berbagai kategori. Suasana semakin semarak saat pengumuman juara yang disampaikan oleh ketua panitia.

Dalam hasil perlombaan, Kecamatan Bungah berhasil meraih predikat Juara Umum. Sementara itu, lima besar diraih oleh Kecamatan Menganti, Sidayu, Manyar, Panceng, dan Ujungpangkah.

Penyerahan piala dan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik kepada para pemenang. Momen tersebut menjadi puncak kebanggaan bagi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Kecamatan Balongpanggang sebagai tuan rumah, atas suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini. Ia berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan untuk mewakili Gresik di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat Balongpanggang. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi bekal untuk menghadapi MTQ tingkat provinsi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Inf Khoirul A mewakili Dandim 0817/Gresik menyampaikan bahwa kegiatan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter generasi muda yang berakhlak.

“MTQ ini memiliki nilai strategis dalam membangun mental dan spiritual generasi muda. Kami dari Kodim 0817/Gresik sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini, karena mampu memperkuat moral, persatuan, serta ketahanan sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Acara ditutup secara simbolis dengan pemukulan beduk oleh unsur Forkopimda, dilanjutkan dengan doa bersama dan sesi foto. Penutupan MTQ XXXII ini diharapkan menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Gresik.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP