Terseret Ombak di Pantai Batu Rame, Pelajar 16 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa 500 Meter dari Lokasi Awal

Bangkitpos.id, Kalianda Lampung Selatan – Pencarian terhadap remaja yang terseret ombak di Pantai Batu Rame akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan Muhammad Syafiq Sahreza (16) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (25/03/2025) siang.

Korban, warga Dusun Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, ditemukan sekitar pukul 13.05 WIB oleh tim dari perahu TNI AL.

Lokasinya berada di sekitar Pantai Bintaro, sekitar 500 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang.
“Korban berhasil dievakuasi ke darat pada pukul 13.15 WIB, namun saat ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar
Rezie Kuswara dalam keterangan resminya.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (24/03/2025) sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu, korban bersama enam rekannya tengah bermain di bibir pantai.
Tiba-tiba arus laut yang kuat menyeret korban ke tengah. Upaya penyelamatan mandiri oleh rekan-rekannya tidak membuahkan hasil karena kondisi gelombang yang tinggi.

Laporan kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Lampung Selatan yang langsung melakukan pencarian hingga malam hari.

Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Damkar, Satpol PP, kepolisian, TNI AL (Posal Kalianda), Koramil Kalianda, BPBD, serta masyarakat setempat.

Proses pencarian sempat terkendala pada malam hari akibat minimnya pencahayaan dan tingginya gelombang laut, sehingga dilanjutkan keesokan harinya hingga korban berhasil ditemukan.

Evakuasi dan Penanganan
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk proses identifikasi dan penanganan medis sesuai prosedur, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Di rumah duka, suasana haru menyelimuti.

Sejumlah kerabat dan teman korban tampak hadir memberikan penghormatan terakhir hingga proses pemakaman di tempat pemakaman umum.

Duka dan Apresiasi
Kepala Dinas Damkar Lampung Selatan, Sefri Masdian, S.Sos., menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian secara optimal,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP