Jelang Operasi Ketupat 2026, Satlantas Polres Lampung Selatan Petakan Jalur Rawan dan Buffer Zone Mudik

Bangkitpos.id Lampung Selatan-Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan bergerak cepat melakukan survei jalur lintas tengah, lintas timur, serta sejumlah titik buffer zone (area penyangga) skrining tiket, Sabtu (21/2/2026).

Survei yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas AKP M. Erza Nasution, S.Tr.K., S.I.K., bersama jajaran personel.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Lampung Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan di sejumlah titik strategis yang diproyeksikan sebagai buffer zone guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju pelabuhan.
Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya Lapangan Expo Kalianda, RM Tiga Saudara Gayam, Timbangan Gayam, RM Kita Bakauheni, RM Gubuk Seng, hingga kawasan sekitar Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan BBJ, termasuk area parkir depan Pelabuhan BBJ serta RM Tiga Saudara Ketapang.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi penyangga kendaraan apabila terjadi lonjakan volume arus mudik, khususnya kendaraan roda empat dan angkutan logistik yang mengarah ke pelabuhan penyeberangan.

Selain itu Satlantas juga memetakan sejumlah titik rawan di ruas jalan nasional.

Di jalur lintas tengah, ditemukan beberapa ruas jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Titik-titik tersebut berada di wilayah Desa Way Urang, Desa Tajimalela, Desa Palembapang, dan Desa Pasuruan.

Sementara di jalur lintas timur, petugas mendapati adanya pekerjaan perbaikan jalan yang belum dilengkapi rambu lalu lintas secara memadai.

Kondisi tersebut dinilai berisiko membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari atau saat arus kendaraan meningkat.

Langkah Preventif dan Koordinasi Lintas Instansi
Kasat Lantas AKP M. Erza Nasution menegaskan bahwa survei ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir potensi gangguan selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Survei ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan jalur mudik, termasuk buffer zone dan kondisi infrastruktur jalan. Titik-titik yang berpotensi membahayakan pengendara akan segera kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tegasnya.

Terkait temuan jalan berlubang di ruas nasional, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) selaku penyelenggara jalan agar segera dilakukan perbaikan sebelum puncak arus mudik.

Komitmen Wujudkan Mudik Aman dan Lancar
Melalui survei ini, Satlantas Polres Lampung Selatan berharap seluruh potensi kerawanan dapat ditindaklanjuti lebih awal.

Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Satlantas memastikan pemantauan dan koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan, sehingga arus mudik dan balik Idul Fitri di wilayah Lampung Selatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. sebagaimana harapan seluruh masyarakat.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP