Bangkitpos.id, Lampung Selatan — Program Gerak Nusantara (GENUSA) menggelar Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Provinsi Lampung sebagai bentuk komitmen memperluas akses pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Rapat koordinasi yang dimulai pukul 13.30 WIB ini berlangsung di Aula Lantai III Universitas Islam An Nur Lampung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu, (8/2/2026). Siang.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GENUSA Dr. KH. Andi Warisno, M.MPd, Wakil Ketua Umum Dr. KH. Abdul Adib, M.Pd.I, Pengurus DPP Dr. KH. Tamyiz, M.Pd.I, Ketua DPD GENUSA Provinsi Lampung Zainal Abidin, S.Pd.I, MM, serta perwakilan DPD dan DPC GENUSA dari seluruh kabupaten/kota di Lampung.
Dalam sambutannya, Dr. KH. Andi Warisno menegaskan bahwa GENUSA merupakan gerakan sosial berbasis pendidikan yang berada di bawah naungan kampus dan berlandaskan pada Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“GENUSA ini sah dijalankan oleh kampus karena dasarnya adalah Tridharma Perguruan Tinggi. Ini bukan organisasi berbadan hukum tersendiri, melainkan gerakan sosial pendidikan yang lahir dari kampus,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Universitas Islam An Nur Lampung telah meraih akreditasi unggul, sehingga memiliki legitimasi kuat untuk menjadi motor penggerak program GENUSA di berbagai daerah.
“Oleh karena itu, mari kita bergerak. Gerak itu berarti ikhtiar. Jika kita bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan pendidikan jenjang S1 dan S2, insyaallah Allah akan memberikan keberkahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, KH. Andi Warisno mengungkapkan bahwa rapat koordinasi kali ini difokuskan pada pembahasan rencana strategis pembukaan kampus cabang Universitas Islam An Nur Lampung di seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Provinsi Lampung dipilih sebagai daerah percontohan awal dalam implementasi program tersebut.
Konsep pengembangan kampus akan berada di bawah payung An Nur International Group, dengan rencana pendirian Institut Agama Islam yang mengusung nama kampus sesuai kearifan lokal daerah masing-masing.
Adapun program studi yang direncanakan meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Hukum Keluarga Islam (HKI). Untuk memenuhi standar akademik, setiap program studi diwajibkan memiliki delapan dosen tetap, sementara total kebutuhan sumber daya manusia meliputi sedikitnya 11 orang staf pendukung.
“Dengan proses yang terencana dan konsisten, saya yakin GENUSA akan berkembang dan sukses. Kami memutuskan untuk membuka cabang di seluruh Indonesia secara bertahap,” paparnya
Ketua Umum GENUSA.
Menurutnya, Lampung memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar. Hal tersebut menjadi modal kuat untuk menjadikan daerah ini sebagai basis pengembangan program-program pendidikan GENUSA ke depan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, terjangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas.
Herman Bangkit









