Bangkitpos.id, Bangkalan, – Program pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangkalan melibatkan partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Pasalnya program nasional dikemas model swakelola dengan skema padat karya.
Dandim 0829/Bangkalan, memiliki peran sebagai Kepala Pelaksana Kegiatan (Kalakgiat) Fisik pembangunan gerai KDMP dalam proses pelaksanaan program tersebut di wilayan Kabupaten Bangkalan.
Dandim 0829/Bangkalan, Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, menyampaikan bahwa pembangunan gerai KDMP ini merupakan kegiatan yang bersifat swakelola yang melibatkan partisipasi masyarakat lokal, mulai dari tokoh desa, tokoh masyarakat, dan tokoh lainya yang tentu punya keinginan untuk mengembangkan perekonomian desa.
“Tujuan dari adanya program pembangunan gerai KDMP ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan membentuk keinginan untuk maju bersama,” ujar Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi. Sabtu, (31/01/2026).
Ia berharap, untuk program nasional ini masyarakat dapat terlibat dan merasakan prosesnya, baik fisik maupun jiwanya, sehingga memiliki keinginan untuk lebih maju ke depan dari sisi ekonomi desa.
“Pembangunan gerai KDMP ini akan menjadi lumbung pangan nasional dan semua produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan akan bermuara di koperasi yang di kelola menjadi aset desa yang paling menjanjikan,” kata Nanang kepada media ini.
Dengan demikian, Lanjut Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Bangkalan dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian dan mencapai kemajuan yang lebih baik.
“Kita hanya sebatas di pembangunan saja, setelah itu kami diserahkan lagi kepada masyarakat untuk dikelola sebaik mungkin, sehingga pengelolaan KDMP nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Susy









