Bangkitpos.id,Lampung Selatan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan besar, yakni truk Fuso bermuatan sapi, truk cold diesel bermuatan padi, serta satu unit mobil box bermuatan pepaya.
Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut meliputi truk Fuso bernomor polisi BE 8311 PR, truk cold diesel BE 8358 AMN, dan sebuah kendaraan box pengangkut buah pepaya. Insiden ini menyebabkan korban jiwa serta kerugian materi yang tidak sedikit.
Salah satu sopir truk cold diesel, Ahmad Tohir, mengungkapkan bahwa kendaraan yang dikemudikannya ditabrak dari arah belakang secara beruntun saat melintas di lokasi kejadian. Truk tersebut diketahui mengangkut padi dari Lampung Tengah dengan tujuan Serang, Banten.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, IPTU Made Agus, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu oleh truk Fuso bermuatan sapi yang mengalami gangguan pada sistem pengereman.
“Dugaan sementara, kendaraan Fuso BE 8311 PR mengalami gangguan fungsi rem sehingga menabrak truk cold diesel BE 8358 AMN yang berada di depannya, kemudian melibatkan satu kendaraan box bermuatan pepaya,” ujar IPTU Made Agus.
Ia menambahkan, personel Satlantas Polres Lampung Selatan bersama pihak Jasa Raharja masih melakukan proses evakuasi kendaraan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Guna mengantisipasi kemacetan, petugas sempat menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas di lokasi kejadian.
“Alhamdulillah, arus lalu lintas tetap terpantau lancar. Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan selama proses evakuasi berlangsung,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara dari Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan, para korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat. Tercatat satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, serta dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Terkait muatan hewan ternak, IPTU Made Agus menyebutkan bahwa pemilik sapi telah berada di lokasi kejadian. Pihak kepolisian akan berkoordinasi lebih lanjut mengenai penanganan sapi yang selamat maupun yang mati akibat kecelakaan tersebut.
“Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Kami akan melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan ini,” pungkasnya.
Di akhir keterangannya, Kasat Lantas mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas dengan memastikan kondisi fisik yang prima serta kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan.
Herman Bangkit









