Polres pelabuhan Tanjung perak Berhasil ungkap 46 kasus Kriminal selama OPS sikat Semeru 2025

Bangkitpos.id, Surabaya,- Polres pelabuhan Tanjung perak menggelar konferensi pers hasil operasi sikat Semeru 2025 pada Selasa (04/11/25) bertempat di Aula Sanika Satywada Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Operasi ini merupakan operasi kewilayahan yang dilaksanakan selama 12 hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025, dengan sasaran berbagai tindak pidana konvensional yang meresahkan masyarakat.

Turut hadir dalam konferensi pers AKBP Wahyu Hidayat di dampingi kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto dan para Kanit jajaran Polsek dibawah hukumnya, serta beberapa awak media

Dalam sambutannya AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang telah berperan aktif selama pelaksanaan operasi sikat Semeru 2025.

“Operasi sikat Semeru menargetkan kasus-kasus seperti pencurian dengan pemberatan ( curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kejahatan jalanan seperti bajing loncat, penganiyaan, pengeroyokan antar perguruan silat, hingga penyalahgunaan senjata tajam (Sajam).” jelas Kapolres.

Selama operasi berlangsung, polres pelabuhan Tanjung perak Berhasil mengungkap 100 persen dari 9 target operasi (TO) dengan menangkap 9 tersangka, selain itu, di luar target operasi petugas juga berhasil menungkap 37 kasus tambahan dengan 45 tersangka , terdiri dari 43 pria dan 2 wanita.

Adapun rincian kasus yang berhasil diungkap antara lain:

Curanmor : 18 kasus

Curat : 12 kasus

Curbis (Pencurian Biasa) : 10 kasus

Curah : 2 kasus

Street crime (kejahatan jalanan dan gangster) : 3 kasus

Penyalahgunaan senjata tajam : 1 kasus

Dalam operasi ini, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit mobil truk, 1 unit mobil bus L 300, 9 unit sepeda motor, 8 unit telepon genggam, 1 pasang anting emas seberat 1 gram, 1 cincin emas seberat setengah gram, 1 buah senjata tajam, serta uang tunai senilai Rp 4.095.000.

Kapolres Wahyu Hidayat menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen polres pelabuhan Tanjung perak dalam menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Surabaya Utara.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum mereka dengan mengungkap kasus-kasus yang merugikan masyarakat dan negara.

“Kami terus berupaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, masyarakat di himbau untuk tetap waspada, menjaga keamanan diri dan harta benda, serta segera melaporkan setiap kejadian kriminal kepada pihak kepolisian.” ujarnya.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dan memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan.

“Sinergi yang kuat antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta situasi yang lebih aman dan kondusif di wilayah hukum mereka.” imbuh Kapolres.

Dengan keberhasilan ini, Polres pelabuhan Tanjung perak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian melalui kinerja nyata di lapangan.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum mereka dengan mengungkap kasus-kasus yang merugikan masyarakat dan negara.

Dengan sinergi yang kuat antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta situasi yang lebih aman dan kondusif di wilayah hukum mereka.

Susy

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP