2 Pekerja Bangunan Tumbang Akibat Kesetrum Saat Memasang Atap Rumah

Bangkitpos.id, Sidoarjo,-
Kejadian yang tak dapat dihindari oleh semua orang, khususnya pekerja bangunan adalah suatu musibah yang tak dapat dihindari, seperti yang terjadi 2 (dua) orang pekerja bangunan yang sedang memperbaiki atap rumah milik SB beralamatkan di Jl. Kol. Sugiono RT.01/RW.04 Ds. Wedoro, Kec. Waru Sidoarjo, mengalami kecelakaan pada Rabu (16/7), saat dimulainya kerja pada pukul 07.30 WIB. Namun pada pukul 11.15 WIB dua pekerja bangunan mengalami kecelakaan di tempat tersebut.
Kedua korban kecelakaan kerja di bangunan milik SB antara lain :
* YT (28th), laki-laki beralamatkan sesuai identitas KTP Jl. Putat Jaya C Barat 6/11A RT.06/RW.13, Kec. Sawahan Kotamadya Surabaya.
* AS (33th) laki-laki yang juga beralamatkan sesuai identitas KTP sama dengan alamat korban diatas.

Berawal saat kedua pekerja bangunan YT dan AS yang dibantu oleh saksi yang juga pemilik rumah yang di bangun yaitu SB, sekira pukul 11.15 WIB, sedang memasang atap yang terbuat dari logam seng, namun pada saat memasang atap terbuat dari seng tersebut, dengan secara tidak sengaja, atap yang terbuat dari seng tersebut menyenggol kabel PLN dengan daya atau tegangan tinggi, yang terletak diatasnya atap yang akan dipasang.

Karena atap tersebut terbuat dari logam seng, sehingga kedua korban YT dan AS langsung tersengat listrik, maka kedua korban pekerja bangunan terjatuh di kamar lantai 2 (dua), sehingga 1 (satu) orang korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan 1 orang korban lainnya mengalami atau dalam kondisi kritis.

Kemudian pemilik rumah yang dibangun meminta tolong dan meminta bantuan pertolongan dengan korban yang satunya, untuk dibawa ke Rumah Sakit Royal Rungkut Surabaya.

Setelah mendapatkan pertolongan dan satu korban sampai di Rumah Sakit, satu korban sudah mendapatkan perawatan medis secara darurat, namun dengan kondisi yang sangat kritis, maka korban 2 (dua) tidak dapat diselamatkan jiwanya, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Royal Rungkut.

Kemudian korban satunya dievakuasi dengan menggunakan Ambulance, ke RS. Bhayangara kota Surabaya.

Menurut keterangan Kanitreskrim Polsek Waru A.A Putrawan mengatakan,” untuk proses ini masih kami dalami, terkait adanya kejadian tersebut, dan tetap kami tindak lanjuti dengan melakukan teraphie khususnya dan masih dalam penyelidikan penyebab kematian kedua korban tersebut,” jelasnya.

Adapun petugas gabungan dari unsur terkait pengaman lokasi kejadian, antara lain Kanit Reskrim Polsek Waru AKP A.A. Putrawan, INAFIS Polresta Sidoarjo, pihak keterkaitan dalam hal itu dari Kelurahan dan Kecamatan serta Babinsa Waru.

Kini proses penanganan kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan serta dilakukan penyidikan lebih lanjut, dengan memanggil saksi dari tuan rumah atau pemilik rumah yang dibangun.

Anam

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP