Bangkitpos.id, Sidoqrjo, – Bursa perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2029 mulai memasuki tahapan penting. Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) resmi membuka pendaftaran calon ketua umum yang berlangsung selama tiga hari, 20 hingga 22 Agustus 2026.
Menariknya, kesempatan untuk maju tidak hanya terbuka bagi insan olahraga. Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI maupun Polri juga diperbolehkan mencalonkan diri, sepanjang mendapatkan izin dari atasan atau pimpinan masing-masing.
Ketua Panitia Musorkablub KONI Sidoarjo, Imam Jawahir, mengatakan pendaftaran terbuka untuk masyarakat umum. Calon pendaftar dapat menyerahkan berkas secara langsung di Sekretariat KONI Sidoarjo, Jalan Pahlawan Gang I Nomor 1, Sidoarjo.
“ Ada 12 syarat dan kriteria bagi para pendaftar. Salah satunya memberikan kesempatan kepada ASN, TNI, Polri, asal ada izin dari atasan atau pimpinan,” ujar Imam.
Menurutnya, calon Ketua Umum KONI Sidoarjo juga tidak diwajibkan memiliki latar belakang sebagai atlet atau insan olahraga. Namun, calon harus mempunyai kemampuan manajerial serta pemahaman yang mendalam mengenai sport science.
Hal tersebut dinilai penting karena ketua umum terpilih nantinya akan memegang peranan strategis dalam menentukan arah pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Sidoarjo.
“Kontribusi ASN maupun TNI dan Polri juga dibutuhkan dalam memajukan prestasi olahraga di Kota Delta ini,” tegasnya.
54 Cabor Punya Hak Suara
Panitia telah menyampaikan pengumuman pendaftaran kepada seluruh ketua cabang olahraga (cabor) yang berada di bawah koordinasi KONI Sidoarjo. Dalam Musorkablub mendatang, tercatat sebanyak 54 pimpinan cabor memiliki hak suara sah.
Namun, tidak seluruh cabor dapat menggunakan hak suara. Beberapa di antaranya belum melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih kepengurusan baru meskipun masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir.
Kondisi tersebut membuat proses Musorkablub menjadi perhatian, mengingat forum ini akan menentukan sosok yang dipercaya memimpin KONI Sidoarjo untuk periode 2026–2029.
Panitia sendiri telah mempersiapkan sejumlah tahapan, mulai dari penetapan SK Panitia Musorkablub 2026, penyampaian tata tertib kepada pimpinan cabor, pengiriman undangan, hingga pembentukan tim penjaringan calon ketua umum.
Musorkablub KONI Sidoarjo dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Forum tersebut digelar untuk memilih Ketua Umum KONI Sidoarjo definitif setelah ketua umum sebelumnya, Imam Mukri Affandy, mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Musorkablub, perhatian kini tertuju pada siapa saja figur yang akan resmi maju dan bagaimana proses pemilihan tersebut mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang benar-benar fokus pada pembinaan atlet, penguatan cabang olahraga, serta peningkatan prestasi Sidoarjo di tingkat Jawa Timur maupun nasional.
Informasi mengenai pembukaan pendaftaran tersebut juga telah diberitakan sejumlah media pada 21–22 Agustus 2026.
Susy









