Drama Adu Penalti Warnai Final Pildun Desa Ruguk, Ruguk Induk Keluar sebagai Juara 2026

Bangkitpos.id, Ketapang, Lampung Selatan — Keseruan dan antusiasme warga mewarnai partai final Piala Antar Dusun atau “Pildun” Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (12/8/2026).

Pertandingan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Dusun Tasik tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan laga puncak turnamen sepak bola antar-dusun yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada laga final, Ruguk Induk berhadapan dengan Pandu Mulia. Pertandingan berlangsung sengit, kedua tim sama sama kuat dengan score akhir imbang 1-1 hingga harus ditentukan wasit yang memimpin jalannya pertandingan melalui drama adu penalti. Ruguk Induk akhirnya keluar sebagai juara setelah memenangkan adu penalti dengan skor 3-1.

Sementara itu, dalam perebutan posisi ketiga dan keempat, Dusun Tasik berhasil meraih juara III, sedangkan Dusun Taman Harum menempati posisi juara IV.

Kepala Desa Ruguk, Saiful, S.E., mengatakan turnamen Pildun tersebut merupakan agenda yang telah berjalan selama empat tahun dan secara konsisten digelar sebagai wadah mempererat persatuan para pemuda dari seluruh dusun di Desa Ruguk.

“Piala antar-dusun ini sudah berjalan selama empat tahun. Tahun pertama dusun Ruguk induk Tahun kedua Dusun Tasik yang juara, tahun ketiga Sumber Jaya, dan tahun keempat ini Ruguk Induk kembali menjadi juara,” ujar Saiful.

Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari upaya Pemerintah Desa Ruguk untuk menyatukan pemuda dari 13 dusun yang ada di wilayah desa.

“Pildun ini digagas untuk menyatukan semua elemen pemuda dari 13 dusun di Desa Ruguk. Tahun ini diikuti 19 tim,” jelasnya.

Saiful menilai pelaksanaan turnamen tahun ini berjalan kondusif meski Desa Ruguk memiliki keberagaman suku, adat, budaya dan agama.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak babak-babak pertandingan hingga partai final yang dipadati penonton.

“Alhamdulillah, walaupun kita beraneka ragam suku, adat, budaya dan agama, seluruh rangkaian berjalan kondusif. Hari ini ribuan warga datang menyaksikan pertandingan final,” katanya.

Tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, keberadaan Pildun Desa Ruguk juga dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.

Saiful mengatakan setiap pertandingan turut menghidupkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), baik yang berasal dari dusun setempat maupun dari luar Desa Ruguk.

“Dengan adanya Pildun ini, UMKM di dusun-dusun Desa Ruguk bahkan dari luar desa juga banyak yang hadir. Perputarannya sangat signifikan karena banyak UMKM yang berjualan di sekitar lapangan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Ketapang.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang dikemas dengan semangat kebersamaan dapat menjadi ruang positif bagi masyarakat sekaligus menciptakan hiburan yang sehat bagi warga.

“Ini mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Ketapang, bahkan di luar Kecamatan Ketapang. Kita bisa memberikan kebahagiaan kepada warga melalui kekompakan dan kedewasaan,” tutur Saiful.

Pemerintah Desa Ruguk juga memberikan dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, salah satunya melalui penyediaan kostum bagi para pemuda desa.

Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk menjalankan aktivitas positif sekaligus mempererat hubungan antarpemuda dari seluruh dusun.
Turnamen Pildun tahun ini berlangsung sejak 20 Juli hingga 12 Agustus 2026.

Sementara untuk penyerahan hadiah para pemenang, rencananya dilakukan pada 17 Agustus 2026, setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat desa.

Selain penyerahan hadiah Pildun, Pemerintah Desa Ruguk juga telah menyiapkan kegiatan jalan sehat yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026 dan akan diikuti masyarakat Desa Ruguk. Berbagai hadiah dan doorprize menarik disiapkan untuk masyarakat dan akan diundi pada rangkaian kegiatan 17 Agustus.

Saiful berharap tradisi Pildun dapat terus berlanjut dari tahun ke tahun karena memberikan aktivitas positif bagi pemuda sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.

“Intinya, kegiatan ini harus terus berjalan. Pemuda Desa Ruguk harus memiliki aktivitas positif, khususnya melalui olahraga sepak bola, sehingga warga memiliki tontonan dan masyarakat juga merasa senang,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Saiful berpesan kepada seluruh pemuda Desa Ruguk agar menjaga diri dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perjudian daring.

“Pesan saya kepada para pemuda, jauhi narkoba dan judi slot. Mari kita isi waktu dengan kegiatan positif dan olahraga,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, pemuda, dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan Pildun Desa Ruguk.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung dan menjaga kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik dan kondusif,” pungkasnya.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP