Bupati Egi Dorong Turnamen Voli Jadi Agenda Tahunan, 16 Tim Berebut Prestasi Lampung Selatan

BangkitPos.id, Lampung Selatan – Semangat pembinaan olahraga dan pencarian bibit atlet kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui turnamen bola voli tingkat kabupaten.

Turnamen yang diikuti 16 tim dari 13 kecamatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Selatan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, M. Yusuf, dalam sambutannya saat pelaksanaan turnamen bola voli tingkat kabupaten.

Menurut Yusuf, kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah untuk memberikan ruang kepada para atlet agar dapat menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial Lampung Selatan.

“Turnamen ini tidak semata-mata untuk mencari juara. Lebih dari itu, merupakan bagian dari upaya Kabupaten Lampung Selatan dalam melakukan pembinaan dan mencari bibit atlet secara berkelanjutan,” ujar Yusuf dalam sambutannya. Selasa,(6/10/2026).

Ia mengatakan, keberadaan turnamen juga menjadi bagian dari persiapan atlet Lampung Selatan menghadapi berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi, termasuk agenda olahraga tingkat Provinsi Lampung yang akan berlangsung pada November mendatang.

Yusuf berharap semakin banyak kompetisi olahraga yang digelar di tingkat daerah sehingga kesempatan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan olahraga semakin terbuka.

Selain pembinaan atlet, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran atlet, official, suporter, dan masyarakat selama turnamen dinilai dapat ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Atas nama Dinas Pemuda dan Olahraga, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan olahraga, khususnya bola voli,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen dan berharap seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama memberikan penekanan berbeda namun sejalan dengan semangat pembinaan tersebut.

Di hadapan peserta, official, suporter, dan masyarakat yang hadir, Egi menilai antusiasme dalam turnamen bola voli menunjukkan besarnya energi masyarakat Lampung Selatan terhadap olahraga.

Menurutnya, olahraga tidak boleh dipandang sebatas pertandingan untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga merupakan bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter.

“Olahraga adalah bagian dari pendidikan. Olahraga membuat badan sehat. Kalau badan kita sehat, insyaallah hati kita juga lebih senang. Kalau hati senang, pikiran menjadi lebih tenang dan cerdas,” ujar Egi.

Egi juga mengajak masyarakat Lampung Selatan menjadikan olahraga sebagai kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada perlombaan.

Ia menilai masyarakat yang sehat secara fisik dan mental akan memiliki energi positif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kalau masyarakat Lampung Selatan ingin nasibnya lebih baik, ingin sehat dan beruntung, harus olahraga dan harus sekolah,” tegasnya.

Tak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, Egi mengisyaratkan agar turnamen bola voli tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang dikemas secara rutin dapat menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus wadah pembinaan generasi muda.

“Insyaallah kita buat secara rutin menjadi agenda tahunan,” kata Egi.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menikmati pertandingan dengan penuh semangat tanpa menghilangkan nilai sportivitas.

Bagi Egi, semakin banyak ruang kompetisi yang tersedia, semakin besar pula peluang Lampung Selatan menemukan atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama daerah ke tingkat provinsi maupun nasional.

Turnamen tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa olahraga dapat memiliki dampak lebih luas: mencetak prestasi, membangun karakter, mempererat masyarakat, hingga menggerakkan ekonomi lokal.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap geliat olahraga daerah tidak berhenti pada satu turnamen, tetapi terus tumbuh menjadi ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP