Bangkitpos.id, Penengahan, Lampung Selatan – Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar se-Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026 kembali digelar. Kali ini, agenda konsolidasi partai berlangsung di Desa Kampung Baru, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Rycko Menoza, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan Agus Sutanto, Anggota Fraksi Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan, Sekretaris DPD Partai Golkar Herman, Bendahara DPD Didi, jajaran pengurus Partai Golkar tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan, Penengahan, kecamatan Bakauheni, kecamatan Rajabasa para relawan, serta simpatisan.
Muscam menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029

Dalam arahannya, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Rycko Menoza, mengajak seluruh kader menjadikan Muscam sebagai awal kebangkitan Partai Golkar di Lampung Selatan. Menurutnya, kekompakan dan kerja nyata seluruh pengurus merupakan kunci untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Rycko mengingatkan bahwa Kecamatan Penengahan pernah menjadi salah satu basis kuat Partai Golkar dengan mampu meraih dua kursi DPRD. Karena itu, ia optimistis kejayaan tersebut dapat kembali diraih apabila seluruh kader tetap solid dan bekerja bersama.
“Kita ingin kejayaan Partai Golkar di Penengahan kembali terulang. Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, saya yakin Golkar mampu kembali meraih dukungan masyarakat dan meningkatkan perolehan kursi legislatif,” ujarnya.
Menurut Rycko, Partai Golkar merupakan partai yang telah memiliki pengalaman panjang dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Pengalaman tersebut harus menjadi modal untuk terus menghadirkan politik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa kader Golkar tidak boleh hanya aktif menjelang pemilu, tetapi harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta membantu mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Rycko juga mengingatkan pentingnya pemerataan perhatian hingga wilayah kepulauan. Menurutnya, masyarakat yang berada di daerah pesisir maupun pulau-pulau seperti Pulau Sebesi memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian dan pelayanan.
“Jangan sampai masyarakat di kepulauan merasa terabaikan hanya karena dipisahkan oleh laut. Mereka adalah bagian dari Lampung Selatan yang juga harus kita perjuangkan,” tegasnya.
Selain memperkuat struktur partai, Rycko mendorong seluruh organisasi sayap Partai Golkar untuk terus bergerak melalui kegiatan sosial, kepemudaan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat agar keberadaan Golkar semakin dirasakan manfaatnya.
Sebagai wakil rakyat di DPR RI, Rycko menegaskan dirinya siap menjadi jembatan bagi masyarakat Lampung Selatan dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan melalui pemerintah pusat.
Ia menyebut, semakin banyak wakil Partai Golkar yang duduk di lembaga legislatif, maka semakin besar pula peluang daerah memperoleh dukungan program pembangunan, baik melalui APBN maupun APBD.
Rycko juga mengingatkan pentingnya menyiapkan kader terbaik sejak dini. Menurutnya, calon pemimpin yang akan diusung Partai Golkar harus memiliki integritas, kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat, serta rekam jejak yang baik.
“Masyarakat sekarang semakin cerdas. Jangan memilih pemimpin hanya karena popularitas atau faktor sesaat. Pilihlah mereka yang mau turun ke lapangan, mendengar aspirasi rakyat, serta mampu memberikan solusi bagi daerahnya,” katanya.
Di akhir sambutannya, Rycko mengajak seluruh keluarga besar Partai Golkar untuk menjaga persatuan, memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa, serta bekerja bersama memenangkan hati masyarakat.
Ia optimistis, dengan semangat gotong royong dan kerja politik yang menyentuh kebutuhan rakyat, Partai Golkar mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Lampung Selatan, DPRD Provinsi Lampung, hingga DPR RI pada pemilu mendatang.
Muscam Partai Golkar di Kecamatan Penengahan pun berlangsung penuh semangat dan menjadi simbol dimulainya penguatan organisasi dari tingkat akar rumput guna menyongsong kontestasi politik yang akan datang.
Herman Bangkit









