Bangkitpos.id, Lumajang, – Aktivitas perjudian sabung ayam yang diduga berada di kawasan Gunung Tengu, Ranu Yoso, kembali menjadi sorotan masyarakat. Arena yang disebut-sebut sempat tutup tersebut kini dikabarkan kembali beroperasi dan ramai dikunjungi setiap harinya oleh para penghobi judi sabung ayam dari berbagai daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, arena tersebut diduga berada di wilayah Kampung Mino dengan penanggung jawab yang dikenal bernama Siham. Warga sekitar menyebut aktivitas di lokasi tersebut kembali hidup setelah sebelumnya sempat berhenti beroperasi.
Bahkan, beredar luas sebuah poster undangan kegiatan sabung ayam yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026. Dalam poster tersebut tertulis ajakan kepada para peserta untuk “menyiapkan amunisi” di arena Gunung Tungu dengan tajuk Team Ernyut. Poster itu juga mencantumkan hadiah bagi pemenang berupa dua ekor kambing serta bingkisan.
Beredarnya poster undangan tersebut memicu perhatian publik lantaran diduga menjadi bentuk promosi terbuka perjudian sabung ayam yang mengundang peserta dari luar kota hingga luar kabupaten. Warga menilai aktivitas tersebut berlangsung cukup terang-terangan dan terkesan tidak takut terhadap penegakan hukum.
“Setelah sempat sepi dan katanya tutup, sekarang malah ramai lagi. Hampir tiap hari ada aktivitas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut informasi yang berkembang di masyarakat, para peserta yang datang tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Ranu Yoso, namun juga dari sejumlah daerah lain di Kabupaten Lumajang hingga luar daerah. Aktivitas tersebut disebut berlangsung rutin dengan keramaian kendaraan keluar masuk lokasi.
Warga pun berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Pasalnya, selain meresahkan masyarakat, aktivitas perjudian sabung ayam juga dikhawatirkan dapat memicu tindak kriminalitas lain serta mengganggu ketertiban lingkungan.
Selain itu, masyarakat meminta aparat tidak tutup mata terhadap dugaan praktik perjudian yang disebut kembali marak tersebut. Terlebih, poster undangan kegiatan sudah beredar luas di media sosial maupun grup percakapan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas di arena Gunung Tengu tersebut. Namun warga berharap aparat kepolisian segera melakukan tindakan tegas apabila ditemukan adanya unsur perjudian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus ini pun kembali menjadi perhatian publik mengingat praktik perjudian sabung ayam kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan sering kali sulit diberantas secara permanen meski sempat dilakukan penutupan sebelumnya.
Susy









