Bangkitpos.id, Lampung Selatan— Drama sengit tersaji pada laga kedua Full B Turnamen Bupati Cup Wilayah I. Penengahan 4 menunjukkan mental juara setelah bangkit dari ketertinggalan dan menumbangkan Kalianda 5 dengan skor 3-1.
Pertandingan berlangsung di Lapangan Voli Putra Raden Pemuka Cangih (PRC Club), Desa Gedung Harta, Kecamatan Penengahan, Jumat malam (11/9/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung terlibat dalam permainan ketat. Penengahan 4 yang belum menemukan irama permainan terbaiknya pada set pertama harus mengakui keunggulan Kalianda 5.
Melalui pertarungan panjang hingga deuce, Kalianda 5 merebut set pembuka dengan skor 28-26.
Tertinggal 0-1 membuat Penengahan 4 mulai meningkatkan tempo permainan. Wew bersama rekan-rekannya perlahan menemukan pola serangan dan mampu memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan Kalianda 5.
Hasilnya, Penengahan 4 berhasil menyamakan kedudukan setelah memenangkan set kedua dengan skor 25-20.
Kedudukan 1-1 membuat pertandingan semakin panas.
Memasuki set ketiga, permainan Penengahan 4 semakin solid. Umpan-umpan cepat (quick) Maman mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Wew dan Alva sebagai eksekutor serangan.
Pola tersebut membuat pertahanan Kalianda 5 kembali kerepotan. Penengahan 4 pun berhasil mengambil alih pertandingan dengan kemenangan 25-17.
Unggul 2-1, Penengahan 4 hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengakhiri pertandingan. Namun, Kalianda 5 tidak menyerah begitu saja.
Set keempat berubah menjadi pertarungan hidup-mati.
Kedua tim saling mengejar angka. Setiap poin terasa sangat berharga. Reli panjang dan aksi jual-beli serangan membuat suasana Lapangan PRC Club semakin bergemuruh.
Penonton yang memadati arena pun dibuat tegang hingga pertandingan memasuki angka kritis.
Kedua tim terus berbagi poin. Tidak ada yang mau menyerah.

Drama deuce kembali terjadi dan pertandingan harus berlangsung melewati angka 25. Penengahan 4 akhirnya menunjukkan ketenangan pada poin-poin penentuan.
Penengahan 4 akhirnya menutup set keempat dengan skor dramatis 31-29 sekaligus memastikan kemenangan 3-1 atas Kalianda 5.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Penengahan 4 mampu bangkit setelah kehilangan set pertama.
Mewakili Kepala Desa Kampung Baru, Efendi Hafifi, Dodi mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Namun, ia menegaskan masih terdapat sejumlah hal yang harus dievaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Alhamdulillah kita menang. Cuma memang ada beberapa evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Dodi.
Ditambahkan Sekdes Dodi, beberapa pemain masih terlihat mengalami demam panggung, meskipun sebelumnya telah beberapa kali mengikuti turnamen.
Selain itu, kondisi pertandingan malam hari juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.
“Jarang main malam. Kebanyakan main sore, siang atau pagi. Ketika malam, faktor yang dirasakan pertama kali adalah lampu yang silau,” jelas Dodi di lensa kamera media bangkit pos.id malam itu.
Dodi mengatakan, sejak awal pihaknya sebenarnya optimistis Penengahan 4 mampu memenangkan pertandingan. Namun, Kalianda 5 juga mampu membaca pola permainan sehingga pertandingan berlangsung sangat ketat.
Ia berharap para pemain dapat lebih disiplin dalam menjaga keunggulan poin pada pertandingan berikutnya.
“Kita sudah sampaikan kepada para pemain, kalau bisa nilai itu dijaga. Jangan sampai selisihnya hanya satu atau dua poin, karena risikonya seperti tadi, kita bisa kehilangan poin cukup banyak,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Penengahan 4, Edi Saputra, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu bangkit setelah kalah pada set pertama.
Ia menegaskan bahwa skuad yang diturunkan Penengahan 4 merupakan pemain asal Kampung Baru dan tidak diperkuat pemain dari luar desa.
“Alhamdulillah bisa menang juga. Pemain mutlak dari Kampung Baru, semuanya tidak ada dari luar desa,” ungkap Edi.
Menghadapi pertandingan selanjutnya, Edi memastikan timnya tetap optimistis. Ia berharap skuad muda Penengahan 4 dapat mempertahankan semangat, memperbaiki kekurangan, dan tampil lebih percaya diri.
“Kita tetap optimistis menang,” tegasnya.
Kemenangan dramatis atas Kalianda 5 dengan skor 3-1, terutama setelah melewati set keempat hingga 31-29, menjadi modal penting bagi Penengahan 4 untuk melanjutkan perjuangan di Turnamen Bupati Cup Wilayah I.
Bagi penonton, laga tersebut bukan sekadar pertandingan voli. Comeback Penengahan 4 dan drama 31-29 menjadi salah satu tontonan paling menegangkan yang tersaji di PRC Club pada malam itu.
Herman Bangkit









