HUT ke-63 Desa Bali Agung, Resmikan Green House BUMDes: Gali Potensi Lokal Menuju Kesejahteraan Masyarakat

Bangkitpos.id, Palas, Lampung Selatan – Pemerintah Desa Bali Agung, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Desa Bali Agung sekaligus meresmikan Green House Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jumat (30/10/2026).

Mengusung tema “Menggali Keunggulan Desa Demi Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pengembangan potensi lokal sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tari Sembah Persembahan dari Sanggar Tari Citra Ratra, dilanjutkan Tari Pendet di bawah asuhan Niwayan Sri Wahyuningsih dan Made Ernawati. Suasana peringatan semakin semarak dengan keterlibatan masyarakat dari berbagai dusun dan lembaga desa.

Kepala Desa Bali Agung, Made Suwisnu Ngabdi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-63 sekaligus peresmian Green House BUMDes. Ia juga mengapresiasi seluruh kepala dusun, kader, serta lembaga desa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, termasuk melalui penyediaan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

Menurutnya, peringatan hari jadi desa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum kebahagiaan dan kebersamaan seluruh masyarakat, termasuk generasi muda yang diharapkan menjadi penerus pembangunan desa.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tahun ini sengaja dikemas berbeda dengan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi usaha desa melalui Green House BUMDes, yang menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam menggali peluang ekonomi baru.

“Melalui tema HUT ke-63 ini, kita ingin menggali potensi yang ada di Desa Bali Agung agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan tanaman melon dan anggur,” ungkapnya.

Made Suwisnu juga menegaskan bahwa pemerintah desa terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Ia menyebutkan, selama ini pendapatan desa dari hasil sewa tanah berada di kisaran Rp25 juta, sehingga diperlukan inovasi dan pengembangan unit usaha produktif agar sumber pendapatan desa semakin meningkat.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lampung Selatan, Erdiyansyah, yang dinilainya telah memberikan pendampingan dan pembinaan kepada Pemerintah Desa Bali Agung.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, atas berbagai upaya pembangunan daerah, termasuk penanganan persoalan air asin yang selama ini berdampak terhadap sektor pertanian masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut turut mendukung keberhasilan panen raya masyarakat Desa Bali Agung pada tahun ini. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat.

Lebih lanjut, Made Suwisnu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mengembangkan potensi desa, terutama sektor pertanian, perkebunan, dan budaya lokal. Ia juga menyampaikan bahwa Desa Bali Agung kini telah menyandang status Desa Mandiri setelah melalui proses pembangunan dan pembinaan bersama seluruh unsur terkait.

“Dengan keterbatasan sumber daya alam yang kita miliki, jangan sampai membuat semangat kita mengecil. Kita harus terus mencari dan menggali potensi yang ada agar Desa Bali Agung semakin maju dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain pembangunan ekonomi, ia mengajak masyarakat mendukung program Teras Helau dengan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, dimulai dari halaman serta bagian depan rumah masing-masing. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Selatan Drs. H. Muhammad Darmawan, M.M., Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep., IPTU Suyitno, S.H., perwakilan Koramil 421-08/Palas, Kepala Desa Bali Agung Made Suwisnu Ngabdi beserta jajaran aparatur desa, BPD, LPM, kader TP-PKK, Ketua APDESI dan para kades kecamatan Palas, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Muhammad Darmawan, M.M., menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-63 Desa Bali Agung.

Ia mengatakan, usia 63 tahun merupakan perjalanan panjang yang tidak terlepas dari kerja keras, pengorbanan, serta perjuangan para pendahulu dalam meletakkan fondasi pembangunan desa.

“Peringatan hari jadi ini hendaknya menjadi momentum untuk mensyukuri pencapaian, memperbaiki kekurangan, serta mengembangkan potensi desa demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Darmawan juga mengapresiasi berbagai rangkaian kegiatan yang diselenggarakan pemerintah desa, mulai dari karnaval antar dusun, penanaman bibit anggur dan melon, hingga berbagai kegiatan hiburan yang mencerminkan kebersamaan, kreativitas, dan kemajuan masyarakat.

Terkait peresmian Green House BUMDes, ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi sarana pertanian, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan produktif, tempat pembelajaran, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan Green House secara profesional, mulai dari pemilihan komoditas, perawatan tanaman, peningkatan kualitas produksi hingga strategi pemasaran. Perencanaan usaha yang matang dinilai menjadi kunci agar keberadaan fasilitas tersebut benar-benar memberikan nilai ekonomi.

Selain itu, pemerintah desa didorong membangun kerja sama dengan kelompok tani, pelaku UMKM, generasi muda, serta mitra usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Salah satu peluang yang dapat dijajaki, lanjutnya, adalah pemenuhan kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), tentunya dengan memperhatikan standar kualitas, keamanan pangan, kapasitas produksi, dan kesinambungan pasokan.

Darmawan juga menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Selatan memiliki lebih dari 15.000 pelaku UMKM. Potensi tersebut perlu terus didorong melalui peningkatan kualitas produk, promosi, pemasaran, serta pemanfaatan pemasaran digital agar produk unggulan desa memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, Desa Bali Agung juga mempunyai peluang mengembangkan wisata berbasis potensi lokal. Keberadaan Green House dapat diarahkan menjadi wisata edukasi pertanian, sehingga pengunjung tidak hanya melihat proses budidaya, tetapi juga berkesempatan membeli langsung hasil pertanian yang dikembangkan masyarakat.

Ia berharap kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi pertanian dapat dikembangkan secara terencana dengan tetap memperhatikan kesiapan fasilitas, kebersihan lingkungan, dan kenyamanan pengunjung.

“BUMDes diharapkan bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi mampu menciptakan manfaat nyata dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Herman Bangkit

Follow me!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP